EKSPOSBORNEO.COM, MURUNG RAYA – Pemerintah Desa Juking Pajang, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, terus berkomitmen melaksanakan pembangunan infrastruktur desa meskipun menghadapi keterbatasan anggaran akibat defisit keuangan yang berdampak pada alokasi Dana Desa tahun 2026.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Juking Pajang, H. Maman, saat ditemui di kediamannya pada Rabu (10/6/2026). Ia menegaskan bahwa pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemerintah desa. 12/6/2026.
Menurut H. Maman, salah satu sektor yang mendapat perhatian khusus adalah pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan desa. Infrastruktur tersebut dinilai sangat penting karena menjadi akses utama bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Ia menjelaskan bahwa kondisi jalan yang baik tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian, perkebunan, serta aktivitas ekonomi masyarakat secara umum.
“Walaupun Dana Desa yang tersedia tahun ini terbatas karena adanya penyesuaian anggaran, kami tetap berupaya semaksimal mungkin agar pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat terus berjalan,” ujar H. Maman.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Pemerintah Desa Juking Pajang telah melakukan berbagai langkah perencanaan secara matang melalui musyawarah desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan unsur terkait lainnya.
Melalui musyawarah tersebut, pemerintah desa menetapkan sejumlah program prioritas yang dianggap paling mendesak dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kebijakan ini dilakukan agar penggunaan anggaran dapat lebih efektif dan tepat sasaran.
H. Maman menambahkan, keterbatasan anggaran bukan berarti pembangunan harus berhenti. Sebaliknya, pemerintah desa dituntut lebih cermat dalam mengelola keuangan serta menentukan skala prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan warga.
Selain pembangunan jalan, pemerintah desa juga tetap memperhatikan program pemberdayaan masyarakat dan pelayanan publik yang menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah desa kepada warga.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan akan tetap dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Masyarakat juga dilibatkan dalam setiap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan desa. Semangat gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat menjadi modal besar dalam mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan.
Sejumlah warga Desa Juking Pajang menyambut positif upaya pemerintah desa yang tetap memprioritaskan pembangunan jalan meskipun kondisi anggaran terbatas. Mereka berharap pembangunan yang dilakukan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat juga menilai bahwa akses jalan yang memadai akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi desa, terutama bagi warga yang bergantung pada sektor pertanian dan usaha kecil menengah.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, Pemerintah Desa Juking Pajang optimistis pembangunan desa dapat terus berjalan secara bertahap. Dengan dukungan masyarakat dan pengelolaan anggaran yang tepat, berbagai program prioritas diyakini dapat direalisasikan.
H. Maman berharap seluruh elemen masyarakat tetap menjaga kebersamaan dan mendukung program pembangunan yang telah disepakati bersama. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus bekerja demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan kemajuan Desa Juking Pajang yang berkelanjutan.
Sty/ Pen : PT Multimedia Borneo Mandiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan