PALANGKA RAYA, EksposBorneo.com – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran secara resmi melepas atlet pelajar terbaik yang akan mewakili Kalimantan Tengah pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional. Pelepasan berlangsung bersamaan dengan penutupan O2SN Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Sylva Mini Soccer, Palangka Raya, Jumat (17/7/2026).
Penutupan O2SN menjadi penanda berakhirnya kompetisi olahraga antarpelajar yang diikuti ratusan peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memanfaatkan ajang tersebut sebagai bagian dari pembinaan atlet usia dini sekaligus menyiapkan generasi olahraga yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Gubernur Agustiar Sabran Dorong Atlet O2SN Kalteng Terus Berprestasi
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyerahkan penghargaan kepada para juara sekaligus memberikan motivasi kepada atlet yang akan membawa nama Kalimantan Tengah di tingkat nasional.
Ia menegaskan keberhasilan meraih gelar juara di tingkat provinsi bukanlah tujuan akhir. Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengharumkan nama daerah.
“Prestasi ini merupakan awal perjalanan yang lebih besar. Teruslah berlatih, jaga disiplin, dan tunjukkan bahwa putra-putri Kalimantan Tengah mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Agustiar juga mengajak seluruh atlet menjaga semangat sportivitas, disiplin, dan kerja keras. Menurutnya, karakter yang baik menjadi modal penting selain kemampuan teknis dalam meraih prestasi olahraga.
O2SN Kalteng Jadi Wadah Pembinaan Atlet Pelajar
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, melaporkan O2SN 2026 melibatkan 954 peserta dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK. Ribuan pendukung turut memeriahkan pelaksanaan kompetisi yang berlangsung selama beberapa hari.
Delapan cabang olahraga dipertandingkan dalam O2SN tahun ini, yakni bulutangkis, atletik, pencak silat, renang, panjat tebing, senam, catur, serta olahraga tradisional Kalimantan Tengah melalui nomor ekshibisi balogo dan manyipet.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, M. Reza Prabowo, mengatakan kualitas atlet pelajar di daerah terus berkembang. Namun, ia mengingatkan bahwa persaingan pada tingkat nasional akan berlangsung lebih ketat sehingga seluruh atlet harus mempersiapkan diri dengan maksimal.
“Jangan cepat puas dengan hasil hari ini. Terus berlatih, terus belajar, dan terus meningkatkan kemampuan. Kalian telah melewati proses seleksi berjenjang. Kini saatnya membawa nama Kalimantan Tengah di tingkat nasional,” katanya.
Reza menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus memberikan dukungan kepada kontingen O2SN sesuai kemampuan anggaran yang tersedia. Dukungan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam membina atlet muda agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Melalui O2SN, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap lahir atlet pelajar yang tidak hanya unggul dalam prestasi olahraga, tetapi juga memiliki karakter disiplin, sportivitas, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap budaya daerah. (Sat)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan