PALANGKA RAYA, EksposBorneo.com – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mendukung penuh rencana Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) menggelar deklarasi akbar perang melawan narkoba. Dukungan tersebut muncul sebagai respons atas gugurnya tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika di Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan.
Ketua GDAN Ririen Binti bersama jajaran pengurus menyampaikan rencana tersebut saat beraudiensi dengan Gubernur Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo di Palangka Raya, Selasa (21/7/2026).
Dalam pertemuan itu, GDAN memaparkan konsep deklarasi akbar yang akan melibatkan sekitar 3.000 peserta dari kalangan pelajar SMA, mahasiswa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga berbagai elemen masyarakat.
Gubernur menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai gerakan bersama menjadi langkah penting untuk memperkuat perang melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kalimantan Tengah.
Tragedi Tumbang Kalemei Jadi Momentum Bersatu
Ketua GDAN Ririen Binti mengatakan gugurnya tiga personel Polres Katingan harus menjadi momentum seluruh masyarakat untuk bersatu melawan narkoba.
Menurutnya, pengorbanan para anggota Polri tidak boleh berlalu tanpa menghasilkan gerakan nyata yang melibatkan seluruh komponen masyarakat.
“Dengan gugurnya tiga pahlawan kemanusiaan dari Polres Katingan, kami menjadikannya sebagai alarm keras bagi seluruh masyarakat. Karena itu, GDAN akan mengoordinasikan deklarasi akbar perang melawan narkoba dengan melibatkan sekitar 3.000 peserta,” ujarnya.
Ia menjelaskan deklarasi tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Sebaliknya, kegiatan itu akan memperkuat komitmen bersama dalam memutus mata rantai peredaran narkotika hingga ke tingkat akar rumput.
Selain itu, GDAN berharap gerakan tersebut mampu membangun kesadaran masyarakat agar aktif melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
Pemprov Kalteng Siapkan Kolaborasi Lintas Sektor
Gubernur Agustiar Sabran meminta seluruh pihak merancang kegiatan dalam skala besar agar mampu memberikan dampak sosial dan psikologis yang kuat bagi masyarakat.
“Kegiatan tersebut harus dirancang dalam skala besar demi memberikan dampak psikologis dan sosial yang kuat bagi masyarakat,” tegas Gubernur.
Sebagai tindak lanjut, Gubernur langsung meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo berkoordinasi dengan GDAN. Koordinasi tersebut bertujuan menyiapkan keterlibatan pelajar serta mendukung pelaksanaan kegiatan.
Rencana deklarasi semakin kuat karena akan bertepatan dengan kunjungan kerja Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto ke Palangka Raya pada awal Agustus 2026.
Pada puncak kegiatan nanti, ribuan peserta akan mengucapkan ikrar perang melawan narkoba sebagai bentuk komitmen bersama menjaga Kalimantan Tengah dari ancaman peredaran narkotika.
GDAN berharap kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh adat, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat mampu memperkuat benteng perlindungan bagi generasi muda di Bumi Tambun Bungai. (Sat)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan