PALANGKA RAYA — Sebanyak 14 paket peningkatan jalan lingkungan di wilayah Kota Palangka Raya dengan nilai anggaran mencapai Rp14.855.560.000 dan masa pelaksanaan 180 hari kerja pada tahun 2026 menjadi perhatian masyarakat. 7/10/2026
Besarnya anggaran yang dialokasikan tersebut diharapkan sebanding dengan kualitas hasil pekerjaan. Masyarakat meminta agar pelaksanaan proyek tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga memperhatikan kualitas material, ketebalan dan kekuatan konstruksi, drainase, serta kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Warga setempat meminta pengawasan dilakukan secara terbuka dan ketat. Mereka berharap jalan yang telah ditingkatkan dapat bertahan lama dan memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat.
“Kami berharap jalan ini benar-benar dikerjakan dengan baik dan berkualitas. Jangan sampai setelah selesai justru cepat rusak. Anggaran yang besar tentu harus menghasilkan pekerjaan yang bagus dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar salah seorang warga.
Warga juga mendorong adanya pengawasan terhadap pekerjaan selama proses pembangunan berlangsung, termasuk memastikan material dan hasil pekerjaan sesuai dengan ketentuan kontrak.
“Kami sebagai masyarakat hanya ingin kualitas jalan diperhatikan. Kalau ada proyek dengan anggaran besar, tentu wajar masyarakat ikut mengawasi dan mempertanyakan kualitasnya,” kata warga lainnya.
Apa Tanggapan Dinas PUPR Kota Palangka Raya?
Terkait pelaksanaan 14 paket peningkatan jalan tersebut, konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya untuk memperoleh penjelasan mengenai kualitas pekerjaan, sistem pengawasan, spesifikasi teknis, progres pelaksanaan, serta langkah Dinas PUPR memastikan pekerjaan selesai sesuai kontrak.
Namun hingga berita ini disusun, Dinas PUPR Kota Palangka Raya belum memberikan tanggapan.
Ruang konfirmasi dan hak jawab tetap terbuka bagi Dinas PUPR Kota Palangka Raya maupun pihak pelaksana untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai pelaksanaan proyek peningkatan jalan lingkungan tersebut.
Masyarakat pun berharap Rp14,855 miliar lebih anggaran pembangunan benar-benar menghasilkan infrastruktur jalan yang berkualitas, bukan sekadar selesai secara administrasi, tetapi kuat, aman dan bermanfaat dalam jangka panjang.
Satriawati

Tinggalkan Balasan