KATINGAN, Eksposborneo.com – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mendampingi Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan melayat ke rumah duka Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra di Kasongan, Kabupaten Katingan, Jumat (3/7/2026). Kehadiran keduanya menjadi bentuk penghormatan terakhir sekaligus dukungan moril kepada keluarga anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas.
Suasana haru menyelimuti rumah duka ketika rombongan tiba. Gubernur Agustiar Sabran dan Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum serta mendoakan agar mereka diberikan ketabahan menghadapi musibah tersebut.
Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra gugur saat mengikuti operasi penindakan terhadap jaringan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Rabu (1/7/2026). Insiden itu juga menyebabkan dua personel Satresnarkoba Polres Katingan hilang di Sungai Katingan dan memicu operasi pencarian besar-besaran.
Gubernur Sampaikan Duka dan Apresiasi Pengabdian Almarhum
Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan rasa duka yang mendalam atas gugurnya Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra. Ia menilai almarhum telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Selain menyampaikan belasungkawa, Gubernur mengapresiasi pengabdian almarhum yang rela mempertaruhkan nyawa saat memberantas peredaran narkotika di Kalimantan Tengah.
Agustiar juga berharap aparat kepolisian segera mengungkap seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Ia meminta seluruh pihak mendukung proses penegakan hukum agar kasus itu dapat diselesaikan secara tuntas.
Kapolda Bawa Pesan Khusus dari Kapolri
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan pesan khusus dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada keluarga almarhum.
Kapolda mengatakan Kapolri turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra serta berharap keluarga tetap tabah, sabar, dan ikhlas menghadapi cobaan ini.
Selain itu, Kapolda juga menyampaikan penghargaan dari Kapolri sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan keberanian almarhum selama bertugas.
Kapolri memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada almarhum dari Aipda menjadi Aiptu Anumerta. Kapolri juga memberikan prioritas kepada keluarga apabila terdapat anggota keluarga yang ingin mengikuti seleksi penerimaan Bintara Polri.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk penghormatan institusi Polri terhadap pengabdian personel yang gugur saat menjalankan tugas negara.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan